Tulisan ini menjelaskan
apa yang dimaksud dengan kegiatan survei pra PRA KKN.
Sekarang kami, berbagi tips istimewa tentang bagaimana cara
mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan survei dengan aman, lancar, dan tepat
sasaran bagi adik-adik calon peserta Observasi Pendidikan STKIP Babunnajah maupun
yang berasal dari perguruan tinggi lainnya yang ga sengaja nyasar ke
blog ini.
SEBELUM MELAKUKAN SURVEI
Berikut adalah hal-hal yang penting dan wajib diperhatikan
sebelum melakukan survei.
A. Menentukan Jadwal dan Prosedur Keberangkatan
1. Konsultasi dengan DOSEN PEMBIMBING
Mintalah saran-saran dari DOSEN PEMBIMBING terkait jadwal
keberangkatan dan cara tiba di lokasi. Tanyakan kapan waktu yang tepat dan
berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan kunjungan. Pihak Badan
Pelaksana Observasi Pendidikan STKIP Babunnajahbiasanya menyediakan waktu
survei selama sebulan penuh sebelum pelepasan resmi PRA KKN diselenggarakan.
Aturlah waktu keberangkatan sehingga mahasiswa PRA KKN dan DOSEN PEMBIMBING
dapat bersama-sama berangkat menuju lokasi survei.
Biasanya DOSEN PEMBIMBING terkait telah melakukan survei
tahap awal bersama pihak Bapel PRA KKN sebelum menerjunkan mahasiswa langsung
ke lapangan. Karenanya, sedikit banyak DOSEN PEMBIMBING mengetahui bagaimana
gambaran umum lokasi PRA KKN. Tanyakanlah informasi sederhana ini untuk
memudahkan dalam melakukan persiapan keberangkatan.
Tanyakan pula, data apa saja yang paling urgen dan penting
untuk didapatkan selama melakukan survei.
2. Diskusi dengan Kelompok Lain Di Bawah Asuhan DOSEN
PEMBIMBING yang Sama
Untuk PRA KKN Reguler STKIP Babunnajah, satu DOSEN
PEMBIMBING biasanya membina 7-8 kelompok PRA KKN yang bertugas di Kampung yang
lokasinya saling berdekatan. Adakan rapat terbuka untuk membahas masalah
keberangkatan dengan kelompok lainnya. DOSEN PEMBIMBING terkait biasanya akan
memberikan amanah kepada salah seorang ketua kelompok PRA KKN untuk menjadi
penyampai pesan bagi ketua kelompok dan anggota kelompok lainnya. Dalam hal ini,
komunikasi antar-kelompok di bawah asuhan DOSEN PEMBIMBING yang sama sangat
dibutuhkan demi kelancaran pelaksanaan kegiatan survei.
Selain menjalin komunikasi dengan kelompok sesama DOSEN
PEMBIMBING, membina komunikasi dengan kelompok dan peserta PRA KKN lainnya juga
sangat dibutuhkan. Di tingkat kecamatan misalnya, akan ada seorang wakil dari
mahasiswa PRA KKN yang akan menjadi representatif dari kecamatan tersebut yang
bertugas menyalurkan informasi serta mengatur hal-hal yang berhubungan dengan
kegiatan di tingkat kecamatan. Begitu pula halnya dengan tingkat kabupaten.
Oleh karenanya, komunikasi dan interaksi antar-elemen baik mahasiswa,
masyarakat, dan pihak penyelenggara sangat dibutuhkan dalam keberlangsungan
kegiatan PRA KKN ini.
3. Hubungi Tuan Rumah Lokasi Survei
Sebagai tamu yang baik, peserta PRA KKN harus menghubungi
terlebih dahulu pihak Kampung, terutama geuchik, sebelum terjun ke lokasi. Hal
ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama melakukan
survei, seperti ketidakhadiran pihak yang ingin ditemui di lokasi, misalnya.
Utarakan maksud kunjungan dan mintakan kesediaan pihak-pihak
yang akan ditemui untuk dapat berhadir di hari H.
Persiapkan buah tangan sebagai ungkapan kekeluargaan dan
uluran persaudaraan untuk geuchik atau pihak Kampung lainnya yang ingin ditemui.
4. Pilihlah Kendaraan yang Sesuai
Tentukan jenis kendaraan yang akan digunakan untuk menuju
lokasi survei. Sesuaikan budget yang dimiliki kelompok dengan
jenis kendaraan yang akan dinaiki. Pastikan penumpang dan barang bawaan tidak
kekurangan tempat di dalam kendaraan yang akan digunakan. Tentukan pula lamanya
waktu penggunaan kendaraan.
Tak jarang ada peserta PRA KKN yang memiliki kemudahan,
menawarkan kendaraan pribadinya sebagai sarana transportasi menuju lokasi.
Hal-hal lainnya menyangkut masalah sewa-menyewa atau pengadaan kendaraan ini
kembali kepada kebijakan masing-masing kelompok.
5. Kenakan Outfit yang Wajar
Persiapkan pakaian yang nyaman namun tetap sesuai dengan
norma dan adat masyarakat setempat serta tetap menjunjung nilai-nilai keislaman
untuk dikenakan baik ketika melakukan perjalanan menuju lokasi maupun saat
melakukan kegiatan survei.
Siapkan pula perlengkapan ibadah seperti kain sarung atau
mukena.
6. Siapkan Bekal Perjalanan
7. Siapkan Barang-Barang Penting lainnya
Barang-barang penting pribadi seperti obat-obatan,
stok wings pad (bagi yang sedang dalam siklus), kaca mata,
ponsel beserta charger-nya, power bank, dompet, kartu
identitas, dll jangan sampai tertinggal.
Peralatan tulis seperti pena dan block notes dan
perlengkapan dokumentasi sepeti kamera dan recorder juga
sangat dibutuhkan saat melakukan survei.
B. Menentukan Tujuan dan Maksud Survei
Meskipun di tulisan sebelumnya telah dijabarkan tentang
maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan survei, hal-hal mendetil berikut
ini ada baiknya tetap diperhatikan dan jangan diabaikan.
1. Pastikan Sasaran Survei
Sering kali mahasiswa peserta PRA KKN berangkat ke lokasi
survei tanpa mengetahui apa sebenarnya yang mereka cari dan yang harus mereka
lakukan begitu tiba di lokasi. Sasaran survei potensi Kampung adalah agar
peserta PRA KKN melakukan survei awal di Kampung mencakup kondisi geografis,
sosiologis, potensi pengembangan dan hal-hal lain yang dianggap perlu.
Pengumpulan data dapat dilakukan melalui wawancara dengan
perangkat Kampung, seperti geuchik, tuha peut, ketua pemuda, imum Kampung, dan
masyarakat Kampung.
Sebagaimana dijelaskan dalam Buku Panduan Observasi
Pendidikan STKIP BabunnajahTahun 2015, jenis-jenis data yang harus dikumpulkan
oleh mahasiswa peserta PRA KKN adalah sebagai berikut.
a. Data Kualitatif
Data kualitatif sebaiknya dikumpulkan melalui metode
wawancara. Jenis data atau informasi yang dibutuhkan mencakup:
i. Kebutuhan masyarakat seperti pangan, pakaian, perumahan,
lapangan kerja, pendidikan kesehatan, jalan dan sebagainya.
ii. Masalah-masalah yang mendasari kebutuhan, seperti
pertumbuhan penduduk, produksi pertanian, pengangguran, keamanan dan
sebagainya.
iii. Potensi Kampung yang dapat dikembangkan, seperti lahan
pertanian, sumber daya (alam, modal, dan manusia), teknologi, sistem
pengelolaan, sikap masyarakat, ketrampilan dan sebagainya.
b. Data Kuantitatif
Data kuantitatif (data statistik) dikumpulkan terutama dari
kantor geuchik dan instansi terkait di kabupaten. Data jenis ini dapat pula
didapat dari file RPJM Kampung. Jenis data atau informasi yang
dibutuhkan mencakup:
i. Keadaan Kampung
* Situasi umum mencakup letak geografis Kampung,
ketersediaan fasilitas umum (mesjid/meunasah, pasar, puskesmas, sekolah dan
sebagainya).
* Distribusi penduduk berdasarkan usia, jenis kelamin,
pendidikan, dan mata pencaharian, jumlah rumah tangga dan sebagainya.
* Data pertanian mencakup jenis produksi dan sumber daya.
* Data sarana dan prasarana mencakup kondisi jalan,
pengangkutan, irigasi, listrik, komunikasi dan sebagainya.
* Data kelembagaan mencakup jumlah lembaga formal dan non
formal.
* Data bangunan milik Kampung mencakup jenis dan jumlah.
* Masalah-masalah di Kampung.
ii. Keadaan Keluarga
* Informasi umum mencakup rata-rata jumlah anggota keluarga,
kondisi keluarga (pra-sejahtera, sejahtera) dan sebagainya.
* Kondisi pekerjaan kepala keluarga yang mencakup jenis,
lokasi, pendapatan dan sebagainya.
* Kondisi taraf hidup mencakup kepemilikan tanah, rumah,
pendidikan, kesehatan, rekreasi, konsumsi dan sebagainya.
* Masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan keluarga.
C. Kenali dan Pelajari Format Proposal PRA KKN
Pengetahuan peserta tentang isi dan bentuk proposal PRA KKN
sangat membantu dalam hal pengumpulan data di lapangan. Peserta PRA KKN dapat
menentukan jenis data apa saja yang dibutuhkan dalam hal merampungkan
penyusunan proposal, pembuatan rencana kerja, serta pengumpulan
dokumentasi-dokumentasi yang di butuhkan untuk melengkapi bagian lampiran
proposal.
D. Sediakan Daftar Pertanyaan Wawancara
Buatlah daftar pertanyaan yang akan diajukan pada pihak Kampung
atau narasumber yang ingin ditemui dan ditanyai di lokasi survei. Hal ini akan
memudahkan dalam mewawancarai narasumber sekaligus menjadi pedoman bagi
surveyor untuk mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan.
SAAT MELAKUKAN SURVEI
A. Lakukan Kunjungan Formal dan Non Formal
Begitu sampai diKampung lokasi PRA KKN, lakukanlah kunjungan
formal kepada aparat Kampung, seperti geuchik dan perangkatnya. Berilah salam
dan hormat serta kata-kata pembuka menggunakan bahasa daerah setempat dengan
tutur kata yang sopan dan santun.
Utarakan maksud dan tujuan kedatangan.
Di akhir kunjungan, ulurkan buah tangan yang sebelumnya
telah disediakan.
Setelah dirasa cukup, lanjutkan dengan melakukan kunjungan
non formal kepada masyarakat setempat atau istilah Bahasa Acehnya saweu
Kampung. Beri salam dan sapa pada tiap masyarakat yang ditemui di sepanjang
jalan Kampung.
B. Kumpulkan Data yang Diperlukan
Siapkan alat tulis dan perlengkapan dokumentasi.
Temui narasumber. Utarakan maksud dan tujuan. Lakukan proses
wawancara. Usahakan data yang terkumpul adalah data yang benar-benar dibutuhkan
dan dapat dipertanggungjawabkan validitas-nya.
Ambil beberpa gambar objek berupa suasana keadaan Kampung
dan kegiatan-kegiatan yang tengah dilakukan masyarakat Kampung serta kegiatan
survei yang dilakukan mahasiswa PRA KKN itu sendiri.
C. Berakhlak Mulia
Jadilah pendengar yang baik, bersikap rendah hati, hormat,
tebarkan senyum, tunjukkan pribadi yang ramah, serta berilah salam pada setiap
masyarakat yang ditemui.
Jangan biarkan kaca film jendela kendaraan tertutup saat
menelusuri jalanan Kampung.
D. Tanyakan Perihal Tempat Tinggal
Setelah proses pengumpulan data untuk keperluan penyusunan
rencana kerja siap dilakukan, kini saatnya membahas masalah tempat tinggal
selama sebulan menjalani PRA KKN nantinya. Gedung atau bangunan apa yang akan
menjadi tempat tinggal, rumah wargakah atau fasilitas Kampung? Tanyakan
bagaimana keadaan ruang tidur, apa saja yang tidak tersedia dan harus
disediakan oleh peserta, bagaimana keadaan sumber air untuk mandi dan mencuci
serta aktivitas bersih-bersih lainnya yang memerlukan air, bagaimana keadaan
fasilitas MCK, bagaimana ketersediaan sumber listriknya, apakah ada pihak Kampung
yang menyediakan konsumsi atau peserta harus memasak makanan sendiri, di mana
terdapat warteg atau rumah makan terdekat, apakah daerah tempat tinggal
memperoleh akses sinyal internet, provider apa yang dapat menyediakan layanan
akses sinyal internet ataupun layanan telepon, dan pertanyaan-pertanyaan urgen
lainnya menyangkut masalah keseharian selama menjalani kegiatan PRA KKN sebulan
kedepan nantinya.
E. Jadikan Potensi Kampung sebagai Acuan Renja
Pelajari potensi apa saja yang dimiliki Kampung yang dapat
dijadikan landasan dalam penyusunan rencana kerja sesuai dengan jenis bidang
yang ditekuni mahasiswa PRA KKN di bangku perkuliahan.
SETELAH MELAKUKAN SURVEI
A. Jangan Menunda Penyusunan Proposal PRA KKN
Begitu selesai melakukan survei, bersegeralah mengolah
data-data yang diperoleh menjadi draft proposal PRA KKN.
B. Saling Ambil Bagian dalam Pembuatan Proposal
C. Konsultasi dengan DOSEN PEMBIMBING
GOOD LUCK